Tentang Saling Mendoakan

You know you start caring about someone when you start praying for that person. Even if nggak ada pendekatan atau interaksi berarti. Even if you rarely see each other. But somehow, out of nowhere, you just feel the need..and some strange desire to mention that person in your prayer. Isi doanya sih, bukan mendoakan bukan agar Tuhan brings you two closer apalagi meminta agar ada benih-benih asmara, tapi secara tulus, agar sosok itu senantiasa diberi kesehatan, dilindungi dari bahaya, dan selalu damai dan bahagia.

keras bro...tapi benar
keras bro keras…tapi benar

Puncak rindu sih itu kalo kata Om Sujiwo, ketika tidak ada kontak tapi diam-diam saling mendoakan. Sungguh, gue tau hidup gue jauh dari kata religius, dan hidup gue ngaco sikitlah sana sini, but even I can not deny nikmatnya mendoakan orang lain secara tulus, bukan dengan egois mendoakan agar mereka didekatkan dengan kita tapi murni…mendoakan orang itu. Murni, berserah pada Divine Intervention. Apakah itu out of love? Entah. Maybe?

Yang pasti ketika ego atau pride atau rasa malu-malu terlalu besar untuk menanyakan kabar duluan atau sekedar say hello..shortcutnya adalah memercayakan dan menitipkan namanya pada Sang Maha Kece.

Karena kepada siapa lagi kita berpaling ketika semua serba tidak pasti? :’)

Bandung, 9 September 2013. Winding down on a cold night after a long, deep talk with le temen kosan sejak TPB yang akan pindahan.

Leave a comment

I’m Monica

Welcome to Pojok Monicantik, my cozy corner of the internet dedicated to my thoughts, stories, and tips. Here, I invite you to join me on a journey of personal and professional growth, healing, wellness, and enjoyment. Come walk with me.

Let’s connect

Daily writing prompt
What do you enjoy most about writing?