Aloha pembaca setia pokok monicantik (Azeek, berasa punya pembaca setia aje gue haha). Sudah lama ya saya tidak menulis post blog tentang kulit.
Buat sekedar info, saya sudah memasuki waktu satu tahun menggunakan produk perawatan kulit dr. Rani Novian dan akhir-akhir ini ada variasi dalam produk yang saya gunakan yaitu krim malam Retin A 0.1% dan Glycore (1:1). Kenapa berubah? Blame it on my mom haha, I actually thank her for buying me this night cream because I feel that it’s quite better than the usual one I use (Krim Malam 1:1). Efek yang saya rasakan adalah jerawat yang muncul kempes dan kering dengan cepat. Gak lebay loh, saya ngolesin pada malam hari sebelum tidur, eh paginya udah kempes. Ini bermanfaat banget pada saat PMS dan datang bulan, pas jerawat lagi banyak-banyaknya 🙂 Untuk satu wadah kecil (tapi isinya padat), bisa lo dapatkan dengan 140 ribu rupiah saja (kata ibu saya sih, correct me if I’m wrong). Saya emang pernah denger sih, Retin A itu emang punya khasiat oke untuk kulit berjerawat. Simak lebih lanjut untuk lebih jelasnya B-)
Apa itu Retin A?
Retin A atau tretinoin adalah obat jerawat yang manjur yang didapatkan dari vitamin A. Retin A biasa digunakan untuk mengobati jerawat yang mild sampe yang moderately severe dan dikenal efektif untuk jerawat yang comedonal seperti blackhead dan whitehead.
Gimana kerja Retin A?
Pada umumnya, produk tretinoin bekerja dengan mempercepat cell turnover atau regenerasi kulit (sel kulit mati copot, kulit baru menggantikan) dan melakukan eksfoliasi (eliminasi sel kulit mati dari permukaan kulit) dan mengurangi penambahan sel kulit mati di folikel. Retin A juga membuat blackhead atau komedo tidak lengket dan mengurangi penyumbatannya sehingga bisa muncul ke permukaan kulit untuk dieksfoliasi. Seperti obat jerawat pada umumnya, Retin A membutuhkan waktu untuk menunjukkan perubahan signifikan. Perubahan bisa tampak jelas setelah penggunaan enam minggu.
Terus yang perlu diketahui tentang Retin A apa lagi?
Efek Retin A yang juga turut gue rasakan adalah kulit yang mengelupas. Setelah gue telusuri, memang benar, kulit mengelupas adalah efek klasik, ya emang masuk akal sih, wong prinsip kerjanya aja untuk eksfoliasi, gimana sel kulit matinya mau dieliminasi kalo tanpa kulit mengelupas? Emang sih ada satu hari di mana kulit terasa perih tapi ya perihnya gak seberapa sih. Setelah gue baca, pas minggu-minggu awal pemakaian hal ini normal sih. Lama kelamaan, kulit bakal toleran dan gak terlalu mengelupas lagi. Hal ini sih bisa diatasi dengan memakai waslap pas cuci muka buat membasuh muka dan menyingkirkan kulit-kulit yang mengelupas. Kan gak oke kan tuh kalo keluar masih ada kulit-kulit mengelupas gitu di muke. Kalo lagi pake Retin A wajib banget pake pelembap dengan tabir surya sebelom beraktivitas karena kulit kering dan meningkatnya sensitivitas kulit terhadap cahaya termasuk efek samping Retin-A juga.
Terus Glycore apaan dong?
Nah kan di krim malem baru yang gue pake selain ada Retin A juga ada Glycore. Apa sih Glycore? Setelah gue telusuri, Glycore itu berkhasiat untuk menyamarkan hiperpigmentasi dan noda hitam pada kulit akibat pengaruh buruk sinar matahair, sehingga menjadikan kulit tampak lebih mulus.
Ya segitu aja sih tentang krim malam yang menjadi varian baru dalam perawatan kulit gue, cheers! 😀
Untuk bacaan lebih lanjut silahkan buka:







Leave a reply to tatu Cancel reply